Notes
Popular Posts
-
Sempurna karena semesta, terdiam dalam bilik kata-kata. Kau bangun sebuah gubuk di tengah belukar yang berbisa, namun di tengah mer...
-
Sedikitpun tidak, dapat kuramalkan udara setelah hujan Sedang kemarin, senja mengabarkan berita kematianku Yang suaranya dikuburkan di ant...
-
Dan pada akhirnya, cerita ini rampung juga. Entah sudah berapa banyak robekan kecil yang tercampakkan, entah sudah berapa lembar ki...
-
Selalu, dalam jeda hampa Kuhitung entah sudah kalimat ke berapa Biarlah, mungkin memang masih harus kucari di luar jendela ...
-
Kelak saat ku menyapa fajar mungkin kabut ini tak lagi sebuah sangkar menggelap bagai jalan menuju pendar melangkah tanpa debar, tak gem...
-
Rasanya, bukan cahaya ini yang biasa mengantarku, hujan ini lebih deras, hening ini pun lebih memekakkan dari biasa. Terlebih, tak kulihat...
-
Mungkin, engkau terlalu sibuk mengagumi fajar, hingga tak sadar, jejakku yang tertatih mengejarmu menembus kelabu Begitu senyap, seolah tak ...
-
Padamu, para penanti yang tertidur dalam sajak-sajak mati berpeluk harap, terhujam mimpi hangat jemari menuntunku ke sini Kata langit, ...
-
Bertuliskan pengorbanan, Sayap hitam menembus awan. Terjatuh, bangun, terbang, kembali. Ia kembali tegap, membaca isyarat mus...
-
Mendung, kudengar bumi tengah berpesta warna. Riangnya menggamit gelak tawa, milik yang senantiasa bahagia. Kulihat senyum singgah di...
Powered by Blogger.