Mendung Putih

Engkau masih denganku Suara yang meski tanpa jawaban, selalu datang dan memanggil Bukan aku enggan terjaga, namun aku takut bila...
Saban gulita sepekat ini, engkau tak mengepakkan sayap Barangkali, hari ini jutaan bintang kan padam, begitu firasat kita Namun tak ...
Kau tak tahu betapa rindu jemari ini, merengkuh hangat setiap nyawa kembali singgah tuk sementara. Selimut yang kau sulam dari mimpi ...
Tak ada yang ingin, sungguh Memandangmu menepi, setelah jauh kau berlari Dalam nafas, dalam detakmu Cinta tak bersuara Kata ...
Dan, resah lalu dalam puisi. Sepintas imaji sempurna tentang yang bertaut, terpetik samar lalu singgah, betah berlama-lama... Saks...
Biar, biar hembus lembut waktu menyisir helai sisa yang mati, namun tak bisu yang tangannya bersambut yang abadi Biar ...
Mendung, kudengar bumi tengah berpesta warna. Riangnya menggamit gelak tawa, milik  yang senantiasa bahagia. Kulihat senyum singgah di...
Bukan tentang atap yang dihujam hujan pagi kemarin, namun hangatmu, tak ubah separuh cokelat di dalam cangkir retak milikku. Dari balik...
Laksana sasmaka, untai doa nan rupawan kau ukir parasnya. Seperti prasasti tentang cintamu, yang pergi lebih dahulu. Namun engkau t...
Aku menggapai Pada harummu yang menguap ke udara Luntur dari selimut dan tirai Pergi jauh, sungguh jauh Entah kenapa subuh i...
Tak lagi kulawan  Bukankah engkau saksi lelahku? Pasrah walau tak henti tangisan   Tak dapat raga menghilang dariMu Sed...
Usai sudah kecup terang di batas jauh  Pulangkan saja, bisik suara tersamar Pun dalam rindumu sia-sia  Takkan berubah tajam kata  Aku b...