Mendung Putih

Malaikat yang Mati Senja Kemarin





Biar, biar hembus lembut waktu menyisir helai sisa
yang mati, namun tak bisu
yang tangannya bersambut
yang abadi

Biar pucat hari melindungi
Dahan kecil tempat firasat berteduh
Sajak seluas pandang, ayat serupa beledu
Selimut mimpi di anjungan sebelum jingga memadam

Pejamlah, biar sayup cahaya menghapus
Terlalu lama kau menangis
Sabda rindumu kini meranggas
Biar, biar aku menggantikan

Pada yang terjaga, walau bara membakar habis
Pada kaki yang berdiri tegak, walau harus berkorban
Biar layarmu kuambil alih
Sebab tampaknya ia tak datang

Sementara malam ini, teman
Engkau harus pulang


2 comments

  1. Lalu tak usah kembali lagi
    Saat kutitahkan biar aku ambil alih
    Simbol dari pergantian ke-aku-an

    Lihat wajahmu teman
    Tampak bercerita ulurkan aku tangan
    Lihat mataku kawan
    Menuai asa memintamu pulang

    Bila rindumu tak pernah sampai
    Bila tangismu tak pernah padam
    rasa-rasanya aku terpanah
    Lalu biar detik ini
    Demi kau kulengkapi.

    ReplyDelete
  2. Great to see that someone still understand how to create an awesome blog.
    The blog is genuinely impressive in all aspects.
    Great blog.
    raja poker

    ReplyDelete